Pengering dan Penggilingan Padi Pakandangan

Pengering dan Penggilingan Padi Pakandangan

Bersama IBCSD (Indonesia Business Council for Sustainable Development) dan CSR BNI 46, Penabulu menginisiasi sebuah program energi terbarukan yang salah satu tujuan utamanya adalah menyediakan listrik bagi daerah terpencil dengan pengembangan PLTMH. Pada akhir tahun 2014, telah diselesaikan pembangunan PLTMH dengan kapasitas 25 KWh di Kampung Pakandangan, Dusun Cimareme, Desa Tegal Geda, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kapasitas PLTMH yang terpasang saat ini mencapai 25 KW atau 25.000 Watt sementara kebutuhan penduduk untuk penerangan dan kebutuhan dasar lainnya bisa tercukupi dengan 4500 Watt, artinya ada kelebihan kapasitas yang bisa digunakan untuk kegiatan ekonomi di desa pakandangan.

Desa Pakandangan merupakan desa yang cukup terpencil dan sulit untuk dijangkau sehingga sangat sedikit penduduk yang mau tinggal di daerah tersebut yang berimbas pada sulitnya menggerakan perekonomian di wilayah tersebut. Padi merupakan komoditas utama yang dihasilkan di Pakandangan, mata pencaharian utama penduduk adalah bercocok tanam padi, salah satu kendala yang ditemukan adalah kesulitan masyarakat untuk menggiling padi karena penggilingan padi yang terdekat masih cukup jauh untuk ditempuh sehingga petani setempat lebih suka untuk menjual gabah kepada tengkulak sehinga produk petani dalam bentuk gabah tidak memiliki nilai tambah karena harga gabah yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga padi yang sudah dalam bentuk beras. Belum lagi petani harus mengahadapi kendala lain dengan sulitnya menjaga kwalitas gabah agar gabah cepat kering mengingat daerah Pakandangan adalah daerah dengan curah hujan yang cukup tinggi sehingga setelah panen petani kesulitan untuk segera mengeringkan padi agar mendapat kwalitas gabah yang baik.

Pembangunan pengering dan pengilling padi menjadi solusi untuk dapat meningkatkan nilai tambah dari komoditas utama yang menjadi mata pencaharian penduduk di Pakandangan. Selain dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat makan dengan program ini masyarakata akan dibimbing atau diarahkan untuk dapat dan mampu menggunakan kelabihan energy melalui pemanfaatan yang lebih produktif.

Di sisi lain, program ini merefleksikan komitmen PT BNI untuk menjadi pelopor dalam memberikan kontribusi nyata terhadapa pembangunan yang berkelanjutan mengenai pembangunan dan pemanfaatan sumber energi yang bersih untuk daerah tertinggal.

Tujuan Program:

  • Program lanjutan dari Program BNI Go Green
  • Pemanfataan energi bersih untuk kegiatan produktif (Productive Use)
  • Memberikan nilai tambah terhadap produk utama dari masyarakat berupa gabah menjadi padi
  • Menigkatkan taraf hidup masyarakat desa melalui pemanfatan energy bersih

Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi:

  1. Sosialiasi proyek meliputi pertemuan bersama antara masyarakat di sekitar lokasi penanaman, pemerintahan setempat dan pelaksana proyek. Sosialisasi melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan masyarakat,
  2. Persiapan lahan yang meliputi: pembersihan lahan, pembuatan bangunan fisik pengiling dan pengering padi
  3. Pemasangan atau instalasi elektronik dan mesin penggiling serta pengering padi
  4. Pelatihan kepada masyarakat untuk pemeliharaan peralatan dan perbaikan ringan